MAJU TERUS PENYULUH PERTANIAN

Kamis, 16 September 2010

Penggunaan Media Visual




PENGERTIAN
Dalam kegiatan penyuluhan media visual dapat diartikan dalam berbagai pengertian diantaranya sebagai berikut :
  1. Sesuatu yang dapat membantu petani untuk beljar melalui penglihatan.
  2. Alat yang dapat menampilkan materi penyuluhan melalui kalimat, gambar/foto, suara, gerakan atau simbol lain yang terlihat.
  3. Alat yang dapat membantu penyuluh  untuk menyampaikan materi agar petani dapat mengerti, memahami dan mengingat materi penyuluhan yang disampaikan.

MENGAPA PENYULUHAN HARUS MENGGUNAKAN MEDIA VISUAL
Terdapat beberapa alasan mengapa penyuluh harus menggunakan media visual dalam penyuluhan. Paling tidak ada empat alasan sebagai berikut:
Pertama : Manusia  cenderung berpikir secara visual
Sejak dilahirkan  manusia  telah diarahkan untuk berfikir secara secara visual. Manusia  tumbuh dan berkembang dengan dikelilingi oleh beberapa pengaruh visual baik yang tersedia di alam ataupun media visual buatan seperti televisi, film, buku dan bahan tercetak lainnya, iklan, rambu-rambu lalu lintas, dan jenis-jenis rangsangan lainnya
Akibat pengaruh tersebut, manusia menjadi terbiasa untuk berpikir secara visual. Jadi dalam proses komunikasi (baca penyuluhan) petani  selalu  berharap untuk melihat secara secara langsung materi yang diajarkan. Bila ada seseorang mengatakan beras  kepada kita, maka yang ada dalam benak kita bukanlah sederetan huruf B-E-R-A-S, tetapi sebentuk biji lonjong kecil yang biasa ditanak dan dijadikan makanan pokok sehari-hari
Kedua : Media visual meningkatkan daya ingat
Pada dasarnya  komunikasi secara lisan (pidato, diskusi, kuliah, ceramah, dll) merupakan cara termudah dalam melaksanakan penyuluhan kepada petani. Masalhnya jika kita hanya berkomunikasi secara lisan saja  sekitar 90% dari materi penyuluhan yang disampaikan akan ditangkap secara keliru atau mudah terlupakan. Petani sebagai sasaran  hanya akan mengingat sekitar 10% saja dari apa yang didengarnya.
Melalui penggunaan media visual yang tepat pada waktu penyuluhan, daya ingat petani dapat ditingkatkan  sampai kira-kira 50%. Keuntungan lain dari penggunaan media visual adalah membantu penyuluh dalam mengontrol penyajian materi, memelihara minat petani terhadap pesan yang disampaikan, dan member penekanan pada butir-butir penting dari materi yang disajikan
Hasil penelitian para ahli menunjukan  persentase dari informasi yang dapat diingat dengan menggunakan berbagai metode pengajaran sebagai berikut:

No
Cara penyampaian
informasi
Informasi yang diingat setelah 3 hari
1
Berbicara saja
10%
2
Visual saja
20%
3
Berbicara dan melihat
40%
4
Melihat sambil mengerjakan
70%
  
Ketiga : Media visualisasi dapat memperkuat organisasi materi penyuluhan
Visualisasi adalah proses dimana ide, konsep dan proses diubah melaui simbol-simbol visual atau gambar. Untuk memperlihatkan dan menerangkan ide dan konsep penyuluh  dapat menggunakan diagram, ilustrasi, gambar, film, miniatur, prototype dan visualiasi  lainnya,
Melalui penggunaan media  visual  penyuluh dapat mengorganisasikan materi penyuluhan  kedalam urutan-urutan penyajian yang menarik. Penyuluh  juga belajar menyederhanakan dan meringkaskan materi penyuluhan menjadi suatu penyajian yang ringkas dan mudah dimengerti oleh para petani
Keempat : Visualisasi memperkecil kesalahpahaman
Materi penyuluhan yang disajikan melalui verbalisasi (ceramah dll) yang disertai dengan visualisasi  lebih mudah dan cepat mengerti oleh para petani, terutama bila materi penyuluhan berkenaan dengan hal-hal teknis (misalnya pasca panen, seleksi benih, cara mencangkok dll). Penggunaan media visual dapat menyederhanakan dan memudahkan penyampaian materi penyuluhan, sehingga menyediakan pengalaman belajar yang nyata  bagi para petani. Penggunaan  media visual, juga dapat membantu  menghindari terjadinya kekeliruan informasi yang disampaikan oleh penyuluh.

0 komentar:

Posting Komentar